RPP Mikroskop beserta Rubrik Penilaian

Posted On Mei 26, 2012

Filed under Uncategorized

Comments Dropped 2 responses

 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Sekolah                      : SMPN 87 Jakarta
Kelas / Semester    : VII (Tujuh) / Semester II
Mata Pelajaran       : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Alokasi waktu         :  6 X 40’ ( 3x pertemuan )

Standar Kompetensi   : 5.   Memahami keanekaragaman makhluk hidup
Kompetensi Dasar      : 5.3  Mendeskripsikan keanekaragaman pada sistem organisasi kehidupan mulai  dari tingkat sel sampai organisme

Tujuan Pembelajaran    :  Peserta didik dapat :
1. Menunjukkan bagian-bagian mikroskop
2. Menjelaskan fungsi bagian-bagian mikroskop
3. Menunjukkan peralatan lain yang mendukung
4. Menjelaskan fungsi peralatan lain yang mendukung
5. Menggunakan mikroskop dengan baik dan benar dengan membuat preparat baik membujur maupun melintang dan dengan memperhatikan kebersihan
6. Menggambar hasil pengamatan

Karakter siswa yang diharapkan :
Bersih (Clean)

Metode Pembelajaran  : Cooperative Learning

Model :
Diskusi Kelompok
Demonstrasi
Eksperimen

Langkah-langkah Kegiatan

Pertemuan Pertama

a. Kegiatan Pendahuluan
→ Motivasi dan Apersepsi
–    Coba perhatikan kuku kalian, apakah kalian yakin kuku kalian bersih?
→ Prasyarat Pengetahuan
– Siswa mengetahui fungsi mikroskop
→ Mengkomunikasikan Tujuan
→ Persepakatan Kegiatan
b. Kegiatan Inti
–    Guru membimbing siswa dalam pembuatan kelompok
–    Guru memberikan lembar kerja siswa (LKS) kepada siswa (eksplorasi)
–    Tiap kelompok diminta untuk mengamati mikroskop (eksplorasi)
–    Siswa secara berkelompok mendiskusikan bagian-bagian mikroskop berserta fungsinya (eksplorasi)
–    Siswa  menjawab LKS secara berkelompok (elaborasi)
–    Siswa mempresentasikan hasil Lembar Kerja Siswa (elaborasi)
–    Guru menunjukkan bagian-bagian mikroskop beserta fungsinya (elaborasi dan konfirmasi)
–    Guru menunjukkan peralatan lain yang mendukung beserta fungsinya (elaborasi dan konfirmasi)
–    Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa (konfirmasi)
–      Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman dan memberikan penguatan  (konfirmasi)
–     Guru dan siswa bersama membuat kesimpulan

c. Penutup
–   Guru mengajak siswa untuk merefleksikan pelajaran hari ini
–   Guru mengingatkan siswa untuk

Pertemuan Kedua

a. Kegiatan Pendahuluan
→ Motivasi dan Apersepsi
Mikroskop merupakan alat labolatorium yang penting dan mahal harganya. Oleh karena itu, kita harus menggunakannya dengan hati-hati!
→ Prasyarat Pengetahuan
Siswa mengetahui bagaimana menggunakan mikroskop dengan baik dan benar
→ Mengkomunikasikan Tujuan
→ Persepakatan Kegiatan

b. Kegiatan Inti
–    Siswa duduk perkelompok
–    Guru menjelaskan bagaimana menggunakan mikroskop dengan baik dan benar (elaborasi)
–    Siswa  (dibimbing guru) secara berkelompok melakukan kegiatan praktikum cara menggunakan mikroskop dengan menggunakan LKS yang ada (eksplorasi)
–     Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa (konfirmasi)
–     Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman dan memberikan penguatan  (konfirmasi)
–     Guru dan siswa bersama membuat kesimpulan

c. Penutup
–   Guru mengajak siswa untuk merefleksikan pelajaran hari ini
–   Guru memberi tugas untuk membawa peralatan praktikum pada pertemuan selanjutnya

Pertemuan Ketiga

a. Kegiatan Pendahuluan
→ Motivasi dan Apersepsi
Benda atau obyek yang akan diamati dengan mikroskop ini, harus memiliki ukuran yang kecil, tipis, mengapa?
→ Prasyarat Pengetahuan
Siswa mengetahui apa itu prepatat atau awetan
→ Pra eksperimen
Berhati-hatilah dalam menggunakan mikroskop
→ Mengkomunikasikan Tujuan
→ Persepakatan Kegiatan
–    Siswa melakukan pengamatan preparat dengan memperhatikan kebersihan
–    Selama siswa bekerja, guru akan melakukan penilaian meliputi cara meemengang mikroskop, Meletakkan mikroskop di tempat yang rata dan ada sumber cahaya ke arah cermin, cara memegang silet, cara menyayat serta menjaga kebersihan alat dan lingkungan
–    guru memberikan tugas membuat laporan meliputi, tujuan, alat dan bahan, cara kerja dan hasil pengamatan

b. Kegiatan Inti
–    Siswa duduk perkelompok
–    Guru menyebutkan macam bentuk sayatan (elaborasi)
–    Guru menjelaskan sayatan melintang  (elaborasi)
–    Guru menjelaskan sayatan membujur  (elaborasi)
–    Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen membuat sayatan dan preparat basah (elaborasi)
–    Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil alat-alat yang akan diperlukan (eksplorasi)
–    Siswa dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru (eksplorasi)
–    Guru memeriksa eksperimen yang telah dilakukan siswa. Jika masih ada kelompok yang belum dapat melakukan dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan (konfirmasi)
–    Siswa menggambar hasil dari pengamatan
–    Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman dan memberikan penguatan   (konfirmasi)
–     Guru dan siswa bersama membuat kesimpulan dari yang telah dipelajari
c. Penutup
–    Memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan

Sumber Belajar
1.    Buku Inspirasi Sains SMP Kelas VII Ganeca Exact hal…
2.    Buku IPA SMP Kelas VII BSE hal…
3.    Lembar kerja siswa (LKS)

PENILAIAN

Indikator Pencapaian Kompetensi                        Teknik                     Bentuk

1. Menunjukkan bagian-bagian Mikroskop                 Essay Test            Tes Identifikasi          Instrumen

Perhatikan gambar berikut dan isilah titik-titik dengan nama bagian mikroskop yang tepat!

2. Menjelaskan fungsi bagian-bagian mikroskop       Essay Test           Tes Identifikasi       Instrumen

Jelaskan fungsi dari masing-masing bagian pada mikroskop?

3. Menunjukkan peralatan lain yang mendukung       Essay Test          Tes Identifikasi

Instrumen

Isilah titik-titik di bawah ini dengan nama alat yang tepat sesuai dengan gambar!

4. Menjelaskan fungsi peralatan lain yg mendukung           Essay Test         Tes Identifikasi       Instrumen

Jelaskan fungsi dari masing” alat yang digunakan untuk  mendukung praktikum biologi?

5. Menggunakan mikroskop dengan baik dan benar        Unjuk kerja & laporan    Rubrik

Instrumen

  Silakan praktikum sesuai dengan yang telah dijelaskan baik membujur maupun melintang dengan memperhatikan kebersihan

Rubrik Penilaian Unjuk Kerja Menggunakan mikroskop

Kriteria/komponen yang dinilai                                                                                 Benar    Salah

Memegang dan membawa mikroskop pada lengannya                                          20          0

Meletakkan mikroskop di tempat yang rata,                                                              20          0

   ada sumber cahaya ke arah cermin

Memegang pisau silet dengan ibu jari dan telunjuk,                                               20          0

    arah silet ke arah dalam

Mengiris preparat dengan arah dari luar ke dalam                                                 20           0

Menjaga kebersihan alat dan lingkungan                                                                    20           0

Rubrik Penilaian Laporan

Kriteria yang dinilai           Tingkatan/Rating                                                Skor maks

Adanya tujuan                        Lengakap 2      Hanya 1     Tidak ada
1. Membuat preparat

                                                            2. mengamati preparat dengan

                                                                 menggunakan mikroskop

                                                              15                             10                         5                                                      15  

Adanya alat dan bahan       Lengkap 11     < 11 dan > 6     kurang dari 6
1.    Mikroskop
2.    Kaca objek
3.    Kaca penutup
4.    Silet
5.    Tusuk gigi
6.    Jagung muda
7.    Tisu
8.    Bawang
9.    Tanaman Rhoeo discolor
10.    Daun beringin karet
11.    Lap Meja

                                                               20                                 15                                   5                                    20

Cara kerja (terlampir)        Lengkap 12       < 12 dan > 6               kurang dari 6

                                                              20                                        15                                     5                            20

Hasil pengamatan         Benar (sesuai),                      Benar (sesuai),            Kurang benar,

                                                    rapih dan melampirkan     rapih dan tidak            kurang rapih

                                                    gambar dari internet           melampirkan             dan tidak melam-

                                                                                                         gambar                          pirkan gambar

                                                                                                         dari internet               dari internet

                                                                25                                            20                               10                         25

Ketepatan waktu mengumpulkan       tepat waktu    >>1 minggu    >> 2 minggu

                                                                                                 20                    15                         10                      20

                                                                                                                         Jumlah total                           100

Presentase Penilaian

•    Identifikasi        25 %
•    Unjuk kerja       50%
•    Laporan           25%

Henie Suryana, S.Pd                                                       Nuraini
NIP : 197104151997032004                                            NIM : 108016100045

E-COLI SIKAWAN MENJADI LAWAN, bagaimana bisa?

Posted On Mei 24, 2012

Filed under Uncategorized

Comments Dropped 37 responses

Gambar

Mendengar kata bakteri bagi sebagian orang mungkin momok yang menakutkan, karena dapat dianggap sebagai penyebab beberapa penyakit. Memang benar sebagian dari bakteri merupakan patogen, namun banyak pula yang bermanfaat bagi manusia salah satunya produk-produk hasil bioteknologi baik yang tradisional maupun modern.

Beberapa waktu yang lalu kita mendengar berita bahwa sejumlah orang di eropa menjadi korban setelahmengkonsumsi mentimun. Ya “mentimun” tapi bukan mentimun biasa, mentimun ini diindikasikan mengandung bakteri. Ada bakteri di dalamnya, bakteri Escherichia coli  yang sering disingkat E. coli.
E. coli adalah salah satu bakteri komensal di dalam usus manusia, bakteri ini juga menghuni usus hewan. Bakteri ini adalah salah satu anggota dari keluarga (Famili) yang disebut Enterobacteriaceae. Fungsi E coli selain menutup permukaan usus besar agar bakteri lain, khususnya bakteri patogen tidak ada tempat lagi untuk berada di usus, sehingga terus menuju ke luar melalui kotoran; juga E. coli bisa menghasilkan bahan antibiotik, seperti KOLISIN  yang bisa membunuh bakteri patogen yang lain. Selain itu E. coli mencerna makanan sisa yang ada di usus besar. http://kuntaman-fk.web.unair.ac.id
Jadi pada dasarnya bakteri E. coli merupakan bakteri yang tidak berbahaya, bahkan menguntungkan bagi manusia diantaranya dapat membantu manusia menutup permukaan usus besar, menghasilkan antibiotik dan menghasilkan nitrogen yang notaben nya dibutuhkan manusia.
Lalu bagaimana E. coli dapat menjadi “lawan bagi manusia”????
Beberapa strain E. coli dapat menyebabkan sangat serius – dan dalam beberapa kasus yang mengancam jiwa – penyakit. Satu kelompok penting dari bakteri E. coli adalah kelompok Escherichia coli Enterohaemorrhagic (EHEC). Tipe ini menyebabkan diare sering berdarah, disertai dengan kram perut. Orang dewasa yang sehat sebagian besar (tetapi tidak selalu) sembuh sepenuhnya dari penyakit E. coli dalam waktu seminggu. http://www.who.int /foodsafety/foodborne_disease/ecoli.pdf
Bakteri E. coli menghasilkan toksin yang dapat menyebabkan kerusakan pada merah sel darah, ginjal dan organ lainnya. Dalam sepuluh persen dari anak-anak, infeksi E. coli menyebabkan Sindrom hemolitik uremic (HUS), yang merupakan salah satu penyebab utama gagal ginjal akut pada anak. HUS dapat menyebabkan kematian pada anak-anak muda, orang tua dan mereka dengan masalah kekebalan tubuh.

Lalu bagaimana agar kita tidak terinfeksi E. coli ??
1. Jika tidak yakin dari sumber air, SELALU mendidih selama 5 menit – ini akan menghancurkan bakteri, virus dan parasit.
2. Jus buah dan susu yang tidak dipasteurisasi harus dihindari.
3. SELALU mencuci semua buah dan sayuran, termasuk mereka yang Anda mengupas atau memotong, seperti melon, jeruk, mentimun.
4. SELALU mencuci tangan dengan panas dan air sabun setelah menggunakan toilet, mengganti popok, sebelum menyiapkan makanan dan setelah dilihat ke peternakan atau kebun binatang.
5. Ketika membeli daging, pastikan paket tersebut tidak menetes jus. Masukan daging dalam kantong plastik.
6. Freeze atau mendinginkan daging sesegera mungkin setelah pembelian.
7. SELALU cairkan daging dalam microwave, atau semalam di lemari es, tidak pernah pada suhu kamar.
8. Cuci tangan dengan panas, air sabun selama dua puluh detik, sebelum
dan terutama SEGERA setelah memegang daging mentah.
9. Masak hamburger dan daging tanah lainnya secara menyeluruh. Menggunakan suatu saat membaca termometer digital, memasak untuk internal suhu 71 º C (160 º F).
10. Pisahkan daging / unggas / makanan laut secara terpisah di bawah lemari es. Gunakan terpisah talenan untuk daging mentah / unggas / makanan laut.
11. Tempat dicuci produk ke dalam wadah bersih, tidak kembali ke asli kemasan.
12. Mencuci dan kemudian membersihkan dengan pemutih dilusian solusi (1 tsp/5ml pemutih: 3 cups/750 mL air), semua peralatan dan memotong permukaan yang digunakan dalam penanganan daging mentah.
13. Perubahan spons, celemek dan handuk sering-mesin cuci dalam air panas dan deterjen.
http://www.kidney.ca/document.doc?id=562

Referensi :
http://www.kidney.ca/document.doc?id=562
http://kuntaman-fk.web.unair.ac.id
http://www.who.int /foodsafety/foodborne_disease/ecoli.pdf
http://pustaka.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2011/09/pustaka_unpad_Escherichia-coli.pdf

MITOSIS

Posted On Januari 6, 2010

Filed under Uncategorized

Comments Dropped leave a response

Fase Mitosis

Pada fase ini terjadi replikasi DNA yang dilanjutkan dengan pembelahan sel secara mitosis. Mitosis berkaitan dengan pertumbuhan sel penyusun tubuh (sel somatis), contohnya proses pelipatgandaan jumlah sel selama embryogenesis pada tumbuhan atau blastogenesis pada hewan.

Proses pembelahan mitosis terdiri atas beberapa fase :

1.profase

profase merupakan fase yang membutuhkan waktu paling lama dan energi paling banyak dibandingkan dengan fase lainnya. Pada profase, nucleolus tidak terlihat. Benang-benang kromatin mengalami penebalan dan pemendekan sehingga kromosom dalam nukleus tampak jelas. Kromosom berduplikasi membentuk sepasang kromatid yang makin lama makin pendek. Menebal, dan menyebar memenuhi inti. Membran inti mengalami degrenasi dan hilang pada akhir profase, tetapi belum sempurna.

2.prometafase

prometafase terjadi antara profase dan metafase. Dalam fase ini, membran inti menghilang secara sempurna karena terfragmentasi (terpotong-potong).

Benang-benang spindel yang dibentuk oleh mikrotubul melebar dari setiap kutub menuju bagian ekuator sel. Pada bagian sentromer dari setiap koordinat terbentuk struktur bernama kinetokor. Kromatid mulai bergerak perlahan ke kutub berlawanan, dibantu dengan adanya perlekatan mikrotubul kinetokor pada kinetokor.

3.metafase

pada waktu metaphase, pasangan kromatid berada pada bidang ekuator sel dan terdapat spindle yang menghubungkan sentromer dengan kutub pembelahan. Kromosom bersusun pada bidang ekuator.


4.anafase

pada anafase, setiap kromatid yang berpasangan terpisah bersama sentromernya. Selama anafase spindel memendek. Setiap kromatid akan bergerak menuju kutub pembelahan masing-masing. Pergerakan kromatid akan bergerak menuju kutub dapat terjadi melalui mekanisme kontraksi mikrotubul dari kutub pembelahan.

5.telofase

berhentinya gerakan kromatid menuju kutub pembelahan merupakan awal dari telofase. Kromosom anak mulai menipis dan menjadi lurus. Membran inti serta nukleolus kembali terbentuk. Kekentalan matriks sitoplasma (sitosol) yang menandai interfase dan anaphase mulai hilang, kemudian diikuti oleh hilangnya aster. Pada bidang pembelahan terjadi penebalan plasma.

Fase Ciri-Ciri
Profase -Kromatin memendek membentuk kromosom

-Kromosom tersusun dari dua kromatid yang menempel pada sentromer

-Formasi perangkat spindle telah lengkap

-Sitoskeleton dan membrane nucleus menghilang

Metafase -Sentromer berjajar pada lempeng atau bidang metaphase
Anafase Sentromer dan kromatid saling memisahkan diri

-Benang spindle menarik kromosom yang terpisah ke kutub-kutub spindle yang berlawanan

-Membran nucleus terbentuk mengelilingi kelompok-kelompok kromosom

-Sitokinesis biasanya dimulai

Telofase -Kelompok kromosom pada kutub spindle yang berlawanan

-Sitokinesis telah lengkap

Posted On Desember 30, 2009

Filed under Uncategorized

Comments Dropped 3 responses

arght…………..

Hello world!

Posted On Desember 30, 2009

Filed under Uncategorized

Comments Dropped one response

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!