MITOSIS

Posted On Januari 6, 2010

Filed under Uncategorized

Comments Dropped leave a response

Fase Mitosis

Pada fase ini terjadi replikasi DNA yang dilanjutkan dengan pembelahan sel secara mitosis. Mitosis berkaitan dengan pertumbuhan sel penyusun tubuh (sel somatis), contohnya proses pelipatgandaan jumlah sel selama embryogenesis pada tumbuhan atau blastogenesis pada hewan.

Proses pembelahan mitosis terdiri atas beberapa fase :

1.profase

profase merupakan fase yang membutuhkan waktu paling lama dan energi paling banyak dibandingkan dengan fase lainnya. Pada profase, nucleolus tidak terlihat. Benang-benang kromatin mengalami penebalan dan pemendekan sehingga kromosom dalam nukleus tampak jelas. Kromosom berduplikasi membentuk sepasang kromatid yang makin lama makin pendek. Menebal, dan menyebar memenuhi inti. Membran inti mengalami degrenasi dan hilang pada akhir profase, tetapi belum sempurna.

2.prometafase

prometafase terjadi antara profase dan metafase. Dalam fase ini, membran inti menghilang secara sempurna karena terfragmentasi (terpotong-potong).

Benang-benang spindel yang dibentuk oleh mikrotubul melebar dari setiap kutub menuju bagian ekuator sel. Pada bagian sentromer dari setiap koordinat terbentuk struktur bernama kinetokor. Kromatid mulai bergerak perlahan ke kutub berlawanan, dibantu dengan adanya perlekatan mikrotubul kinetokor pada kinetokor.

3.metafase

pada waktu metaphase, pasangan kromatid berada pada bidang ekuator sel dan terdapat spindle yang menghubungkan sentromer dengan kutub pembelahan. Kromosom bersusun pada bidang ekuator.


4.anafase

pada anafase, setiap kromatid yang berpasangan terpisah bersama sentromernya. Selama anafase spindel memendek. Setiap kromatid akan bergerak menuju kutub pembelahan masing-masing. Pergerakan kromatid akan bergerak menuju kutub dapat terjadi melalui mekanisme kontraksi mikrotubul dari kutub pembelahan.

5.telofase

berhentinya gerakan kromatid menuju kutub pembelahan merupakan awal dari telofase. Kromosom anak mulai menipis dan menjadi lurus. Membran inti serta nukleolus kembali terbentuk. Kekentalan matriks sitoplasma (sitosol) yang menandai interfase dan anaphase mulai hilang, kemudian diikuti oleh hilangnya aster. Pada bidang pembelahan terjadi penebalan plasma.

Fase Ciri-Ciri
Profase -Kromatin memendek membentuk kromosom

-Kromosom tersusun dari dua kromatid yang menempel pada sentromer

-Formasi perangkat spindle telah lengkap

-Sitoskeleton dan membrane nucleus menghilang

Metafase -Sentromer berjajar pada lempeng atau bidang metaphase
Anafase Sentromer dan kromatid saling memisahkan diri

-Benang spindle menarik kromosom yang terpisah ke kutub-kutub spindle yang berlawanan

-Membran nucleus terbentuk mengelilingi kelompok-kelompok kromosom

-Sitokinesis biasanya dimulai

Telofase -Kelompok kromosom pada kutub spindle yang berlawanan

-Sitokinesis telah lengkap

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.